TransJakarta Busway

Posted by Dwi Puspita Anggraeni | | , | 5 comments »

TransJakarta Busway adalah sarana transportasi di ibukota DKI Jakarta. Berupa bus dengan jalur khusus terpisah dari jalur kendaraan umum atau kendaraan pribadi lainnya. Pemisahan jalur ini pada awalnya bertujuan agak TransJakarta Busway benar-benar mampu mengoptimalkan fungsinya sebagai angkutan umum dengan kapasitas angkut yang besar, nyaman dan bebas hambatan di jalan raya, agar para pengguna mobil pribadi tidak merasa keberatan untuk melepaskan diri dari 'kuda tunggangan' pribadinya tersebut dan bersedia untuk menggunakan sarana publik yang tersedia agar kepadatan jalan raya juga dapat ditekan.

Saat ini TransJakarta Busway sudah memiliki 8 koridor aktif dari 15 rencana pembangunannya. Delapan koridor yang telah aktif tersebut adalah:

  1. Blok M - Kota
  2. Pulo Gadung - Harmoni
  3. Kali Deres - Pasar Baru
  4. Pulo Gadung - Dukuh Atas2
  5. Ancol - Kampung Melayu
  6. Ragunan - Dukuh Atas2
  7. Kampung Melayu - Kampung Rambutan
  8. Harmoni - Lebak Bulus
Peta Rute TransJakarta dalam format pdf dan resolusi lebih tinggi bisa di download di sini. Atau klik pada gambar untuk melihat tampilan yang lebih besar.



Tujuh koridor lainnya sedang dalam tahap pembangunan, yaitu:
  1. Pluit - Pinang Ranti
  2. Tanjung Priok - PGC2
  3. Kampung Melayu - Pulo Gebang
  4. Pluit - Tanjung Priok
  5. Blok M - Pondok Kelapa
  6. Manggarai - UI
  7. Ciledug - Blok M
Anda hanya perlu mengeluarkan biaya (ongkos) sebesar 3500 rupiah untuk keliling jakarta sepuasnya, asalkan Anda tak keluar dari halte dan tidak keburu berhenti di halte akhir alias mentok :)

Walaupun TransJakarta ini sudah didesain sedemikian rupa tetapi tetap saja kita sebagai penumpang harus hati-hati dan waspada. Apalagi letak halte dari permukaan tanah relatif tinggi. Kalau jatuh pasti sakit banget. Soalnya saya juga pernah hampir jatuh karena terjepit pintu bus di halte Gambir. Alhamdulillah selamat dan masih bisa nulis blog ini. Kejadiannya cepet banget, kepalaku hampir terjepit di antara pintu busway dengan pembatas pintu halte, untung cepat ditarik. Sepanjang jalan itu petugas penjaga pintu busway menggerutu terus, nampaknya dia yang shock, khawatir kalau saya tuntut dia karena gak waspada, pintu busway belum ditutup dah langsung jalan aja busnya padahal badanku juga baru setengah masuk ke busway-nya. Saya senyum-senyum aja tapi pas sudah sampai rumah meringis juga, ternyata kakiku biru-biru luka bekas kepentok besi busway :)

Beberapa kali juga ada pencurian di dalam busway. Langkah antisipasi petugas pengamanannya cukup bagus, bisa diandalkan. Begitu korban sadar bahwa ia telah menjadi korban pencurian maka busway akan langsung skip hingga halte pemberhentian akhir tanpa mengangkut atau menurunkan penumpang di tengah jalan. Sampai di tempat langsung dilakukan inspeksi. Sayangnya waktu itu si maling gagal ditangkap. Mungkin korbannya telat sadar, malingnya keburu turun di halte lain.

Soal fasilitas, nampaknya kian hari kian banyak peningkatan yang dicapai, diantaranya penambahan televisi dari sponsor, kalau gak salah kemarin pas saya naik TV itu lagi tayang iklan LORENA-KARINA Group. AC nya juga masih adem seperti pertama kali launching dulu. Sayang, beberapa bus sistem informasi halte pemberhentian berikutnya sudah mati, LCD yang biasanya menampilkan nama halte pemberhentian berikutnya sudah mati, suaranya juga dah gak kedengeran lagi. Paling-paling mas yang jaga pintu itu bagian teriak-teriak, kan kasian juga dia, belum lagi kalau penumpangnya ngantuk, gak denger, kan bisa bablas aja. Ayo cepet dibenerin tuh biar ok.  Trus bekas tempelan-tempelan stiker iklan di kaca itu jadi bikin kumuh, mestinya bisa dirapihin lagi.

Soal kualitas SDM sopir dan PAM nya saya gak berani komentar, saya gak begitu paham sistem diklat di TransJakarta. Beberapa sopir di busway yang pernah kunaikin suka nyendat-nyendat nyetirnya, dikit-dikit nge-rem, kan capek juga penumpangnya, tapi saya gak inget itu koridor mana, sopirnya wanita, kalau gak salah ke arah Kp Rambutan tahun 2008 pertengahan. Sisanya sih gak ada masalah. Ok kok! Maju terus TransJakarta! Duh.. belum pernah coba TransBandung nih, maybe next time deh :)

5 comments

  1. rifaabe // December 02, 2009 8:44 AM  

    sayang di tempauku belum ada busway, nasib....

  2. belajar seo blog // December 09, 2009 4:41 AM  

    wah semakin padat aja transportasi ibu kota mengembalikan jati diri bangsa

  3. Hera // April 12, 2010 2:56 PM  

    Busway memang sarana transportasi yang bisa menjadi pilihan terbaik masyarakat jakarta ketika mereka akan bepergian. dengan biaya yang murah kita bisa pergi keliling jakarta.
    Dan ini membuat kita bisa ngirit keuangan...

  4. ernaa // April 12, 2010 4:47 PM  

    busway membantu kita keliling jakarta dengan biaya yang relatif lebih murah dibandingkan angkutan ibukota lainnya,,,, tapi nambah kemacetan juga kali ya,,, hehee
    semoga pemerintah bisa segera mengatasi kemacetan di jakarta..

  5. apri // May 12, 2010 1:27 PM  

    Busway kini tak seperti dulu lg, kini kualitas busway sudah turun ..
    bahkan kini banyak jalanan busway yang sudah ada tapi blm tergunakan, hal ini malah membuat kemacetan ..
    dan bisa juga dikatakan kalau program busway kurang efektif

Post a Comment

Leave your comment here. Thank you :)

Techie Blogger