Wuissh... Judul postingannya serius bener yak, dah kayak jurnal aja. Tapi ini bener-bener ciyuss pren, daku akan ajak temen-temen pembaca yang rajin bener dah ngebacain kata-demi kata di blog ini untuk bertaaruf lebih jauh dengan yang namanya ayam dan bebek :) Seperti kata orang tua dulu, tak kenal maka taaruf, setelah taaruf mudah-mudahan jadi doyan makan daging unggas :)

Ayam berkerabat dekat dengan bebek. Klo dibikin silsilah rasanya mereka dah kayak sepupu-an lah ya, atau sepahaan (halah.. apa pula ini). Bangsa unggas itu sebenernya ada banyak seperti burung, kalkun, dll tapi kita bahas yang paling umum jadi santapan kita ya yaitu ayam dan bebek. Graham Ulmer, seorang penulis jurnal “Medicine Militer” dalam sebuah tulisannya membahas nilai gizi atau nutrisi dari kedua daging unggas ini. Kita telaah satu per satu ya...

Kalori
Dalam 3.5 oz (atau setara dengan satu ons) daging ayam segar bagian dada mengandung 172 kalori. Sedangkan daging bebek mengandung 211 kalori.

Lemak dan Kolesterol
Jumlah lemak sebanding dengan kalori yang dihasilkannya. Oleh sebab itu bebek menghasilkan kalori lebih banyak karena lemaknya memang lebih banyak jika dibandingkan dengan ayam. Dalam 1 ons daging bebek memiliki kandungan lemak 15 gram sedangkan ayam mengandung lemak sekitar 9 gram. Lemak jenuh yang dikandung daging bebek juga cukup tinggi yaitu sekitar 5 gram per porsi, dan ayam mengandung lemak jenuh sebesar 2,7 gram. Kolesterol dalam daging bebek 80 mg, sedangkan dalam daging ayam mengandung kolesterol sebesar 64 mg.

Protein
Protein dalam daging ayam dan bebek tidak berbeda jauh nilainya. Protein daging bebek sekitar 20 gram, sedangkan pada ayam 22 gram per porsi.

Mineral
Daging bebek memiliki zat besi yang tinggi hingga mampu memenuhi sekitar 50% kebutuhan harian zat besi dalam tubuh orang dewasa. Sedangkan daging ayam hanya memenuhi sekitar 9% dari kebutuhan harian kita. Zat besi penting untuk pembentukan hemoglobin dan regenerasi sel darah merah. Zat fosfor juga diperlukan oleh tubuh untuk membantu pembentukan sel tulang dan gigi. Satu porsi daging ayam mampu memenuhi kebutuhan harian tubuh akan zat fosfor sebanyak 25% dan bebek memenuhi hingga 36% kebutuhan fosfor harian pada manusia dewasa.

Vitamin
Vitamin yang banyak terdapat pada daging unggas adalah vitamin B. Vitamin B berfungsi untuk mengubah karbohidrat dan nutrisi lain menjadi energi serta berfungsi untuk mempertahankan kekebalan tubuh. Vitamin B-niacin pada daging ayam mampu memenuhi hingga 60% kebutuhan harian tubuh orang dewasa. Sedangkan daging bebek hanya mampu mensuplai 22% vitamin B-niacin kebutuhan harian tubuh. Walaupun daging bebek mengandung sedikit vitamin B-niacin tetapi secara umum vitamin B yang dikandung 1 porsi daging bebek lebih banyak dari pada daging ayam. Daging bebek juga masih mengandung vitamin C dan anti oksidan juga lho walaupun dalam jumlah sedikit. Sedangkan daging ayam hampir  tidak mengandung vitamin C.

Naah... itu tadi sekilas tentang nutrisi ayam dengan bebek. Jadi paham-kaan klo ternyata daging bebek juga bergizi. Jadi daging ayam bisa disubtitusi dengan daging bebek. Makanan olahan dari daging bebek juga banyak lho variasinya, ada bebek crispy, bebek goreng, bebek bakar, dll.

Tips buat yang mau coba mengolah daging bebek biar gak berasa liat, amis dan keras :
  • Pilih bebek muda agar dagingnya tidak terlalu alot
  • Bersihkan secara menyeluruh dengan mengeluarkan jerohan
  • Balur dengan jeruk nipis dan rempah-rempah, diamkan sekitar 1 jam
  • Saat akan merebus, masukkan bebek ke dalam air saat air masih dingin, jangan menunggu airnya mendidih karena daging bebek yang dingin ketika terkena air panas akan langsung mengeras sehingga makin liat. Teknik memasak seperti ini disebut slow cooking.
  • Masak beserta bumbu dengan api kecil sekitar 1-2 jam agar bumbu lebih meresap dan daging lebih empuk. Bisa juga menggunakan panci tekan/pressure cooker agar lebih cepat lunak (dan hemat elpiji hehehe....).
Buat yang pengen nyobain sajian bebek crispy dkk tapi gak mau repot masak sendiri, bisa lho mampir ke resto-resto yang menyajikan menu dari daging bebek, terutama resto yang menyajikan masakan Sunda atau Madura. Kalau di Bandung nih ya salah satunya adalah Resto Raja Sunda. Selamat berburu kuliner ala bebek yaa... :)

1 comments

  1. anita rachmatun nikmah // March 16, 2015 5:50 AM  

    judul artikel Graham Ulmer yang dipakai sebagai acuan itu apa ya? ada linknya?

Post a Comment

Leave your comment here. Thank you :)

Techie Blogger